Jum’at siang kemarin, setelah 28 tahun, kaki ini menginjak kembali SMP Negeri 30 Jakarta.

Pintu depan yang semula menghadap Kantor Pemadam Kebakaran di prapatan lampu merah itu sekarang sudah menjadi “pintu belakang”. Hanya pintu kecil saja yang ada disana. Pintu depan sekarang menghadap gereja. Halaman tempat upacara bendera sudah bukan lagi tanah padat. Aula yang dahulu terasa luas, ternyata sekarang sudah tidak lagi dan berhimpit dibelakangnya telah dibangun masjid.

Siang itu dilaksanakan rapat gabungan antara Panitia Khitanan Massal dimana Yayasan Duta Tridasa dari alumni angkatan 78/79 sebagai inisiator, dengan Tim Pendamping bentukan Kepala Sekolah SMP Negeri 30. Hasi rapat akan disampaikan terpisah, tetapi yang membanggakan hati adalah informasi yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah (Kepala Sekolah berhalangan hadir karena ada tugas sebagai panitia Pemilihan Guru Teladan), bahwa SMP Negeri 30 Jakarta saat ini sudah memenuhi standard internasional dan menjalankan ISO Standard. Khusus Math and Science, pengajaran dilakukan dalam English.

Semoga kita-kita, para alumni, dapat ikut berkontribusi dan turut serta membantu pengembangan SMP Negeri 30 kedepan dari segala bidang. Khitanan Massal ini adalah salah satu contoh dari banyak aktifitas lain yang dapat kita dedikasikan bagi kemajuan sekolah kita.

Sukses selalu SMP Negeri 30 Jakarta !