Hari Sabtu kemarin, bertempat di kediaman rekan pak haji Dadih, Plumpang Jakarta Utara, rekan-rekan Iluni 30789 memperingati Ulang Tahun Yayasan Duta Tridasa.

Diawali dengan kumpulnya rekan-rekan pada jam 11:00 WITA (Waktu Indonesia Terserah Anda),  maksudnya pada dateng molor kata bang Laudin, kita lanjutkan dengan sholat Dzuhur berjama’ah di masjid depan rumah pak haji Dadih.

Kemudian dilanjutkan dengan makan pembuka, sambil nungguin temen-temen laen yang telpan-telpon bilang masih ada di jalan,  kesasar, salah masuk jalan dan laen-laen.

s_ultah_ydt_01

Akhirnya acara utama adalah potong tumpeng, yang diawali oleh sambutan dari rekan dr. Ichan dan do’a oleh sahibul bait pak haji Dadih.

Setelah pada kenyang, dr. Ichan melanjutkan dengan presentasi antara lain flash back pendirian Yayasan Duta Tridasa,  kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan selama satu tahun dan pemaparan “tawaran” arah lingkup bidang kerja Yayasan Duta Tridasa kedepan.

Setelah beberapa tanggapan, diskusi dan tanya jawab, kira-kira jam empat sore (WITA) temen-temen pada bubar, pulang ke rumah masing-masing.

Semoga kedepan perjalanan Yayasan Duta Tridasa dapat semakin solid, selalu dimudahkan ALLAH SWT dari kesulitan-kesulitan dan dilancarkan dalam menjalankan program kerja selanjutnya.

Bravo Yayasan Duta Tridasa !

Walau latar belakangnya ada tulisan Las Vegas, tapi ini bukan di kota Amrik sana. Acara karaokean (rutin) digelar sebelum bulan puasa ini memang berpindah-pindah tempat. Para peserta ber-pose sehabis acara yang menampil trio-trio (salah satunya Trio KTL). Foto-foto lain, lebih seru (benar-benar serasa di Vegas). Mungkin belakangan nanti bisa disusulkan di album.

Alhamdulillahi robbil ‘alamin, hari ini terlaksana gawe teman-teman alumni angkatan 78/79 melalui Yayasan Duta Tridasa dengan SMP Negeri 30 Jakarta. Khitanan Massal yang diperuntukkan bagi anak yatim / piatu dan tidak mampu yang berada di wilayah sekolah.

Gawe pertama rekan-rekan alumni angkatan 78/79, setelah 25 sampai 30 tahun berpisah, memang lumayan melelahkan. Maklum, yang sehari-hari ketemu dan bekerjasama rutin saja sering kali ada kendala. Lumayan juga kerja kali ini dapat berjalan dengan lancar dan cukup sukses.

Antusias masyarakat dalam menyambut kesempatan ini memang tidak terduga. Undangan jam 07:00 pagi ternyata ditanggapi masyarakat dengan datang lebih awal. Jam 06:30 rekan yang diberi tanggung jawab untuk menerima pendaftaran sudah mencatat lebih dari 15 peserta yang datang. Agak sedikit kedodoran di awal-awal tidak membuat rekan-rekan panitia kehilangan konsentrasi untuk tetap melayani.

Yang mengagumkan dan patut mendapat pujian adalah adik-adik (anak-anak) OSIS SMP Negeri 30. Hanya briefing satu kali sehari sebelumnya (Sabtu siang), Ketua OSIS ditemani beberapa anggotanya sangat terlihat sudah terbiasa dengan team work. Bangga rasanya punya adik-adik (anak-anak) yang tanggap membantu mensukseskan gawe ini.

Click this ♥ for more photos:

Backdrop

Panggung, tenda dan sound system lengkap dari SMP N 30

Kepsek

Kepala Sekolah mengantarkan rombongan peserta pertama masuk ruang khitan

Ruang Khitan

Ini suasana aula sekolah yang disulap jadi ruang khitan

Siang ini, tanggal 13 Juni 2008 jam 14:00 – 15:30, Panitia Penyelenggara Khitanan Massal SMP Negeri 30 kembali mengadakan Rapat Gabungan dengan Tim Pendamping di Aula sekolah.

Agenda sudah membahas detail teknis pelaksanaan khitanan, termasuk format dan susunan acara, skenario pelaksanaan seremonial, sampai dengan sarana dan pra-sarana, konsumsi dan lain-lain.

Jumlah anak yang terdaftar akan dikhitan sampai siang ini terkumpul sebanyak 58 orang. Panitia gabungan sepakat untuk menghentikan pencarian tambahan jumlah anak yang dikhitan, walaupun masih terbuka pendaftaran sampai dengan tanggal 20 Juni 2008.

Kita juga mengajak para siswa SMP Negeri 30 untuk aktif berperan sebagai panitia pelaksana, misalnya sebagai co-operator medis dalam pelaksanaan khitan. Diharapkan hal ini dapat menumbuh kembangkan minat siswa, khususnya dalam bidang medis atau sosial pada umumnya.

Panitia sangat terbuka untuk partisipasi para alumni SMP Negeri 30 dalam bentuk apapun, material (seperti uang) atau non material (seperti usul, pemikiran, pendapat dsb), mengingat acara ini memang sebagai sarana kepedulian alumni kepada sekolah kita.

Judulnya memang mirip judul film. Ini karena mendadak Sabtu sore bu lurah sms meminta tanda tangan para pendiri Yayasan Duta Tridasa. Agak tanggung ada beberapa pending items untuk pertemuan Jum’at siang nanti di sekolah, maka sekalian saja dibuat ajang untuk membicarakannya.

Semula meeting ditetapkan di Citos (wah….enak, nggak terlalu jauh dari Cinere). Tapi berhubung ada laporan pandangan mata bahwa di Citos ada acara, maka meeting point berubah menjauh ke seputaran Bintaro. Tepatnya di Cafe Oh La La (dekat RSIB, depan Japos). Yang ngumpul RN, RX, GSP, BRA, IJ, DI.

Beberapa hasil pembicaraan, adalah:

  1. Sepakat untuk tidak merubah acara pokok, yaitu “Khitanan Massal Untuk Anak Yatim dan Tidak Mampu”. Jika dikehendaki ada acara lain, misalnya marawis, ceramah atau yang lainnya, maka hanya akan menjadi acara pendamping.
  2. Sepakat dengan design banner dan akan dipesan 2 (dua) banner sablon dari kain dan 1 (satu) dari bahan plastik / canvas (?) dengan digital printing untuk pengganti back drop.
  3. Jumlah anak yang akan dikhitan ditetapkan sebanyak 50 orang, sesuai dengan rencana semula. Dari sekolah terkumpul 21 anak.
  4. Kesepakatan tentang bentuk dan jumlah konsumsi. Akan dibahas kembali oleh koordinator konsumsi.

Kepada rekan-rekan Iluni 30789, sangat diharapkan partisipasinya dalam gawe perdana ini.

Banner Khitanan Massal

Jum’at siang kemarin, setelah 28 tahun, kaki ini menginjak kembali SMP Negeri 30 Jakarta.

Pintu depan yang semula menghadap Kantor Pemadam Kebakaran di prapatan lampu merah itu sekarang sudah menjadi “pintu belakang”. Hanya pintu kecil saja yang ada disana. Pintu depan sekarang menghadap gereja. Halaman tempat upacara bendera sudah bukan lagi tanah padat. Aula yang dahulu terasa luas, ternyata sekarang sudah tidak lagi dan berhimpit dibelakangnya telah dibangun masjid.

Siang itu dilaksanakan rapat gabungan antara Panitia Khitanan Massal dimana Yayasan Duta Tridasa dari alumni angkatan 78/79 sebagai inisiator, dengan Tim Pendamping bentukan Kepala Sekolah SMP Negeri 30. Hasi rapat akan disampaikan terpisah, tetapi yang membanggakan hati adalah informasi yang disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah (Kepala Sekolah berhalangan hadir karena ada tugas sebagai panitia Pemilihan Guru Teladan), bahwa SMP Negeri 30 Jakarta saat ini sudah memenuhi standard internasional dan menjalankan ISO Standard. Khusus Math and Science, pengajaran dilakukan dalam English.

Semoga kita-kita, para alumni, dapat ikut berkontribusi dan turut serta membantu pengembangan SMP Negeri 30 kedepan dari segala bidang. Khitanan Massal ini adalah salah satu contoh dari banyak aktifitas lain yang dapat kita dedikasikan bagi kemajuan sekolah kita.

Sukses selalu SMP Negeri 30 Jakarta !

Sabtu sore kemarin, panitia TTS mengadakan rapat. Tujuannya adalah mempersiapkan rapat gabungan  Jum’at depan di SMP Negeri 30. Beberapa hal yang mungkin akan berubah disesuaikan dengan antusiasme pihak sekolah, seperti jumlah yang di-khitan, acara lain yang mungkin di-barengkan atau adanya keinginan untuk mengundang beberapa pihak terkait, tentu mengandung konsekuensi biaya. Inilah mengapa panitia merasa perlu untuk memiliki kesepakatan pendahuluan sebelum rapat gabungan tersebut dilaksanakan.

Kabar selanjutnya, tentu menunggu hasil rapat gabungan hari Jum’at depan. Mudah-mudahan panitia inti dapat hadir semua.

Ini potongan fotonya.

La Piaza Meeting